Nasional

Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Tinjau Pelatihan CPMI di Surabaya

Jumat, 28 Agustus 2026, 02:18 WIB 39 views 2 menit baca
Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Cek Pelatihan CPMI di Surabaya
Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Cek Pelatihan CPMI di Surabaya
Bagikan:

Surabaya - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri harus dilakukan dengan prosedur yang aman dan terlindungi. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Abdul Haris, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, saat melakukan pengecekan pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Balai Diklat Industri Surabaya pada Kamis (27/8).

Dalam program SMK Go Global Tahap 1, tercatat 14.523 pendaftar, dan setelah melalui proses seleksi administrasi, tes tertulis, serta wawancara, sebanyak 3.340 peserta dinyatakan lulus. Pelatihan ini dirancang dengan pendekatan berbasis kebutuhan pasar untuk meningkatkan kemampuan calon pekerja migran yang telah memiliki kompetensi dasar, dengan pelaksanaan di 167 kelas di 20 wilayah kerja Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).

Untuk BP3MI Jawa Timur, pelatihan ini dilaksanakan di Balai Diklat Industri Surabaya dan Politeknik Kesehatan Malang. Fokus pelatihan CPMI di Balai Diklat Industri Surabaya adalah pada bidang operator produksi untuk memenuhi permintaan pekerjaan dari Taiwan dan Malaysia, diikuti oleh 100 peserta. Haris berharap kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik agar peserta dapat memperoleh pengalaman kerja di luar negeri.

Ke depannya, para Pekerja Migran Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka agar sesuai dengan standar pasar kerja luar negeri yang menawarkan gaji lebih tinggi. Melalui program ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat, terutama keluarga PMI, dapat meningkat.

A

Penulis

Adhe Dharma

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait