Nasional

Kepala BGN Tindak Tegas, Pecat 66 Pegawai PPPK Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 08 Agustus 2026, 08:59 WIB 57 views 2 menit baca
Mas Dar Tidak Main-main, Memecat PPPK, Jumlahnya Lumayan Banyak
Mas Dar Tidak Main-main, Memecat PPPK, Jumlahnya Lumayan Banyak
Bagikan:

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, telah melakukan tindakan tegas dalam perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memecat 66 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) per 7 Agustus 2026. Pemecatan ini dilakukan akibat tindakan indisipliner yang dilakukan oleh para kepala dapur MBG.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada hari Jumat, Mas Dar menjelaskan bahwa pemecatan tersebut disebabkan oleh beberapa pelanggaran, termasuk ketidakhadiran di tempat kerja selama lebih dari 10 hari berturut-turut, serta kasus penipuan dan judi online. "Kami telah memproses pemberhentian dan pembinaan SPPI atau kepala dapur MBG, sebanyak 66 kasus dalam proses, jadi diberhentikan secara tidak hormat karena tindakan indisipliner," ungkapnya.

Selain memecat kepala dapur MBG, BGN juga sedang membina 60 SPPI lainnya secara internal akibat konflik yang terjadi antara mitra dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas distribusi MBG. Mas Dar menambahkan bahwa ada beberapa kasus yang melibatkan tindak pidana penipuan, yang berkontribusi pada keputusan untuk memecat 66 kepala dapur tersebut.

Total terdapat 117 kepala dapur MBG yang sedang dalam proses pemecatan dan pembinaan. Mereka berasal dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Mas Dar menekankan bahwa tindakan indisipliner dan pelanggaran lainnya, termasuk kasus keracunan MBG yang berulang, menjadi alasan utama pemecatan tersebut.

Dalam upaya meningkatkan kualitas dan tata kelola program MBG, BGN juga telah memerintahkan semua karyawan yang bekerja di dapur untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai pekerjaan. "Kami juga sudah memerintahkan ke seluruh dapur untuk melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar masing-masing memahami kondisi kesehatannya," tutup Sudaryono.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait