Nasional

Ketum LOGIS 08: Hasil Survei SMRC Tidak Mewakili Suara Rakyat, Validitas Data Dipertanyakan

Sabtu, 01 Agustus 2026, 23:16 WIB 70 views 2 menit baca
Ketum Logis 08: Survei SMRC Bukan Cerminan Suara Rakyat, Meragukan Validitas Data dan Independensi Lembaga
Ketum Logis 08: Survei SMRC Bukan Cerminan Suara Rakyat, Meragukan Validitas Data dan Independensi Lembaga
Bagikan:

JAKARTA - Anshar Ilo, Ketua Umum LOGIS 08, memberikan tanggapan terkait hasil survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Survei tersebut, yang dilaksanakan antara 5 hingga 19 Juli 2026 dan dipublikasikan pada akhir Juli, menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada di angka 51,1 persen.

Menanggapi hasil survei itu, Anshar Ilo mempertanyakan keabsahan data dan independensi lembaga survei. Ia menyatakan, "Saya kira publik harus cermat dan berhati-hati menyikapi hasil survei seperti ini. Independensi lembaga surveinya patut dipertanyakan. Yang perlu dipertanyakan bukan hanya angkanya, tetapi juga sumber kevalidan data serta independensinya."

Lebih lanjut, Anshar Ilo berpendapat bahwa hasil survei tersebut belum tentu mencerminkan kondisi yang sebenarnya di masyarakat. Ia menilai adanya kejanggalan dalam temuan survei tersebut, sehingga hasilnya tidak layak untuk diterima tanpa analisis yang mendalam. "Saya menduga temuan itu mengandung banyak kejanggalan dan berpotensi bukan merupakan gambaran pendapat publik yang sesungguhnya," ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menerima hasil survei secara langsung. Anshar mendorong publik untuk memperhatikan metodologi, jumlah responden, teknik pengambilan sampel, serta rekam jejak lembaga survei sebelum menjadikan hasil survei sebagai acuan. Ia menegaskan bahwa berbagai program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah.

Menurutnya, persepsi publik seharusnya tidak hanya diukur dari satu hasil survei. "Kepercayaan masyarakat tidak bisa disimpulkan hanya dari satu survei. Banyak indikator lain yang harus dilihat secara objektif dan proporsional," tutup Anshar Ilo.

A

Penulis

Adhe Dharma

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait