Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa 10 lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2026 berasal dari keluarga sederhana, termasuk anak buruh dan petani. Hal ini diungkapkan dalam upacara Pelantikan Pamong Pradja Muda XXXIII IPDN 2026.
Menurut Prabowo, ini menunjukkan bahwa seleksi IPDN berhasil mencerminkan keragaman. "10 lulusan terbaik angkatan ini (2026) semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana," kata Prabowo. "Ini membanggakan. Ini tadi saya disampaikan ada yang anaknya buruh, ada anak tani, ada ya kalau dari TNI anak Bintara," lanjutnya.
Prabowo juga menilai bahwa hal ini menjadi bukti bahwa seleksi IPDN dijalankan dengan baik dan adil. "Kalau anak buruh harian bisa lulus menjadi pamong praja, siapa tahu suatu saat dia akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat. Ini buktikan bahwa NKRI berhasil, bahwa Pancasila itu benar," ujarnya.
IPDN adalah sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mahasiswa yang kuliah di sana tidak dibebani biaya alias gratis dan langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ketika lulus. Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 juga akan segera dibuka.
Bagi masyarakat yang berminat masuk IPDN harus segera bersiap-siap dan memastikan diri memenuhi syarat. Syarat umum daftar sekolah kedinasan IPDN antara lain Warga Negara Indonesia, usia peserta seleksi minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada tahun berjalan pendaftaran IPDN, dan tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.