Kesehatan

Malaria Knowlesi Tidak Menular Antarmanusia

Jumat, 15 Mei 2026, 01:22 WIB 8 views 2 menit baca
Malaria Knowlesi Tidak Menular Antarmanusia
Ilustrasi. Jangan khawatir, penularan malaria knowlesi atau malaria monyet tidak dapat terjadi antarmanusia. (Pixabay/skeeze)
Bagikan:

Malaria knowlesi atau malaria monyet tidak menyebar melalui penularan antarmanusia, sehingga tidak perlu ada kekhawatiran akan ada penyebaran yang meluas dan cepat. Penyakit ini disebabkan oleh parasit Plasmodium knowlesi yang ada pada monyet dan menular ke manusia melalui gigitan nyamuk tertentu.

Menurut Inke Nadia Diniyanti Lubis, dokter spesialis anak yang juga tergabung di Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, malaria knowlesi terutama menggigit di jam-jam tertentu, yaitu dari jam 5 pagi sampai jam 8 pagi dan dari jam 6 sore sampai jam 8 malam. Penularan dapat terjadi pada manusia ketika nyamuk Anopheles yang sudah menggigit monyet kemudian menggigit manusia.

Inke menjelaskan bahwa ada tiga komponen yang harus terpenuhi agar terjadi penularan pada manusia, yaitu adanya parasit Plasmodium knowlesi, monyet berekor panjang (macaca fascicularis) dan beruk (M. nemestrina) yang membawa parasit P. knowlesi, dan adanya nyamuk Anopheles kelompok leucosphyrus. Penularan tidak dapat terjadi melalui kontak langsung antara monyet dan manusia atau melalui batuk.

Gejala malaria knowlesi sulit dibedakan dengan jenis malaria lainnya dan demam biasa. Gejala umumnya meliputi demam dengan siklus harian, menggigil dan berkeringat, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi, lemas, mual, dan muntah. Jika kondisi sudah parah, penderita akan mengalami gejala yang lebih berat, seperti jumlah trombosit turun cepat dan mudah mengalami memar, napas cepat atau sesak, air kencing sedikit atau berwarna pekat, mata dan kulit berwarna kuning, dan kesadaran menurun.

Orang yang berada di tempat berisiko tinggi untuk penularan atau ada riwayat perjalanan ke tempat tersebut dalam satu sampai dua minggu terakhir, perlu memperhatikan gejala yang muncul dengan saksama. Masa inkubasi biasanya satu sampai dua minggu setelah gigitan nyamuk baru terjadi gejala, dan ini tidak berbeda dengan malaria jenis lainnya.

E

Penulis

Eira Orelia

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait