Mata merah sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya, namun jika menemukan tanda-tanda berikut, berarti kamu perlu memeriksakan diri ke dokter. Kadang mata merah bukan alasan untuk merasa khawatir berlebihan, tetapi kondisi ini bisa jadi tanda untuk masalah yang lebih serius.
Tanda-tanda yang memerlukan perhatian medis antara lain penglihatan berubah atau memburuk, tidak dapat membuka mata, mata sakit parah, ada sesuatu di mata, muncul tanda infeksi, dan kemerahan pada mata kian memburuk. Jika kamu mengalami salah satu dari tanda-tanda tersebut, segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Penglihatan berubah atau memburuk bisa meliputi penglihatan kabur, bintik gelap pada penglihatan, cahaya berkedip dalam penglihatan, dan penglihatan memburuk meski sudah menggunakan kacamata. Jika kamu kesulitan melihat, segera ke dokter untuk memeriksakan mata.
Tidak dapat membuka mata juga merupakan tanda yang perlu diwaspadai. Jika kamu mencoba membuka mata tetapi merasa kesakitan, sensitif terhadap cahaya, kelopak mata bengkak, dan mata tampak lumpuh, segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Mata sakit parah juga bisa menjadi tanda dari masalah serius. Jika mata terasa nyeri, sensitif terhadap cahaya, sakit kepala, mual, dan muntah, segera ke dokter untuk memeriksakan mata.
Ada sesuatu di mata juga merupakan tanda yang perlu diwaspadai. Jika kamu merasa ada sesuatu di mata, seperti percikan bahan kimia atau serpihan, segera bilas dengan air bersih dan periksakan ke dokter.
Muncul tanda infeksi seperti keluar cairan dari mata mirip nanah kental, bengkak, kemerahan sekitar kulit mata perlu ditindaklanjuti dengan serius. Jika kamu mengalami salah satu dari tanda-tanda tersebut, segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kemerahan pada mata kian memburuk juga merupakan tanda yang perlu diwaspadai. Jika kamu sudah melakukan berbagai tindak lanjut tetapi mata malah semakin memerah, segera ke dokter untuk memeriksakan mata.