Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan rencananya untuk memperkuat jaringan persemaian nasional sebagai respons terhadap arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam kunjungannya ke Persemaian Permanen Fatukoa di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, pada Jumat (31/7), Menhut mengungkapkan pentingnya memproduksi lebih banyak bibit tumbuhan untuk meningkatkan kehijauan di Indonesia.
Raja Juli menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memerintahkan agar Kemenhut memproduksi puluhan juta bibit dengan tujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan membuat hutan tetap terjaga. "Memerintahkan kepada saya untuk memproduksi lebih banyak bibit lagi, puluhan juta atau berapa pun bahasa beliau, yang tujuannya itu membuat lingkungan kita asri alam kita lebih natural dan tentu hutan kita terjaga,” ungkapnya.
Untuk mencapai hal tersebut, Kemenhut akan mengoptimalkan persemaian yang ada dan mengembangkan teknologi mutakhir dalam proses produksi bibit. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bibit serta peluang hidupnya saat ditanam. Selain itu, pengembangan persemaian juga diarahkan agar bibit dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat dan didistribusikan ke daerah yang membutuhkan.
Raja Juli menambahkan bahwa Kemenhut juga merencanakan lokasi persemaian baru untuk menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk satu lokasi yang akan diresmikan di Sumatera Selatan. Beberapa lokasi persemaian besar lainnya yang telah ditinjau meliputi Rumpin, Mentawir, Mandalika, dan Labuan Bajo. "Kalau ada persemaian yang jauh dari kabupaten tertentu, mungkin harus ditambah persemaian di sana," jelasnya.
Kemenhut saat ini memiliki 59 persemaian yang terbagi menjadi sembilan pusat dan 50 permanen, dengan kapasitas produksi di atas 5 juta bibit per tahun untuk persemaian pusat dan sekitar 500 ribu hingga 1 juta bibit per tahun untuk persemaian permanen. Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan, dengan harapan agar Kemenhut dapat memastikan ketersediaan benih dan bibit berkualitas di berbagai daerah.
Dengan langkah ini, diharapkan upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan di Indonesia dapat berjalan lebih efektif dan terencana, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.