Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai membantah informasi yang beredar di media sosial tentang ajakannya untuk masyarakat berbelanja Rp1 juta setiap bulan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurut Pigai, informasi tersebut merupakan kabar bohong alias hoaks.
Pigai menegaskan bahwa komentar resmi hanya ada di akun media sosial miliknya saja. Ia juga membantah narasi lain yang menyebut pembangunan KDMP akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti jejaring masyarakat adat, dukun, aktivis, jurnalis, hingga pejabat tinggi kementerian/lembaga.
Menurut Pigai, narasi tersebut juga sempat disebarkan oleh tokoh intelektual seperti Indra J Piliang dan Imam Shamsi Ali. Pigai meminta publik mengutamakan informasi yang berasal dari media massa yang kredibel dan telah menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui kanal Aduan Konten juga menyatakan unggahan mengenai ajakan Pigai agar masyarakat berbelanja Rp1 juta setiap bulan di KDMP merupakan hoaks. Informasi tersebut pertama kali muncul melalui media sosial Facebook pada Kamis (9/7/2026) silam.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar di media sosial dan mengutamakan informasi dari sumber yang kredibel untuk menghindari penyebaran hoaks.