Minuman botol kemasan sering kali tidak langsung habis setelah dibuka, sehingga beberapa orang memilih untuk menyimpannya agar bisa diminum kembali. Namun, pertanyaannya adalah apakah aman meminum kembali air kemasan yang sudah dibuka? Menurut ahli teknologi pangan, Profesor Hardinsyah, minuman botol yang sudah dibuka sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari dua hari setelah botol dibuka.
Hal ini karena botol minuman yang sudah dibuka dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, terutama jika disimpan di suhu ruangan. Selain itu, risiko kontaminasi akan semakin besar jika minuman diminum langsung dari botol, karena bakteri dari mulut dapat berpindah ke minuman. Oleh karena itu, menggunakan sedotan dan membuangnya setelah digunakan dapat mengurangi risiko kontaminasi.
Minuman yang paling rentan terkontaminasi jika kemasannya sudah terbuka adalah jus dan susu. Susu harus dihabiskan dalam waktu 24 jam dan tidak boleh disimpan terlalu lama, karena susu yang dibuka lebih mudah tercemar bakteri. Sementara itu, jus dan minuman lainnya sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari dua hari setelah botol dibuka.
Dibukanya kemasan juga akan berpengaruh terhadap cita rasa dan kandungan nutrisi yang ada di dalam minuman. Selain perubahan cita rasa, minuman kemasan yang sudah dibuka dapat berpengaruh terhadap kandungan vitamin. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan tanggal kadaluarsa dan menyimpan minuman dengan benar untuk menjaga kualitas dan keamanannya.