Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana untuk memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, sebagai tindak lanjut dari kasus kekerasan anak yang terjadi di sebuah daycare di Yogyakarta. Kejadian ini telah menimbulkan kekhawatiran dan kemarahan di kalangan masyarakat, sehingga DPR merasa perlu untuk turun tangan dan meminta penjelasan dari pihak terkait.
Kasus kekerasan anak di daycare Yogyakarta ini telah menyebabkan banyak pihak mengutuk tindakan tersebut dan menuntut agar pelaku dihukum seberat-beratnya. Sementara itu, pihak daycare bersangkutan telah melakukan pemecatan terhadap staf yang terlibat dalam kejadian tersebut. Namun, banyak yang merasa bahwa tindakan ini belum cukup dan bahwa pemerintah harus melakukan lebih banyak untuk mencegah kasus serupa di masa depan.
DPR berharap bahwa dengan memanggil Mendikdasmen, mereka dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap tentang kasus ini dan bagaimana pemerintah berencana untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Selain itu, mereka juga berharap dapat memperoleh kepastian bahwa pelaku akan dihukum seberat-beratnya dan bahwa korban akan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.