Pendidikan

Panitia SNPMB Mendorong Penggunaan E-Rapor untuk Mencegah Manipulasi Nilai

Kamis, 04 Juni 2026, 21:32 WIB 14 views 2 menit baca
Panitia SNPMB Mendorong Penggunaan E-Rapor untuk Mencegah Manipulasi Nilai
Sumber gambar: kompas.com
Bagikan:

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mendorong sekolah-sekolah tingkat atas untuk menerapkan penggunaan e-rapor yang berkaitan dengan proses keikutsertaan murid di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Meskipun pelaksanaan SNBP 2026 telah usai, penggunaan e-rapor ini dimaksudkan sebagai tindakan preventif dalam praktik manipulasi nilai murid.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menjelaskan bahwa penggunaan e-rapor dapat membantu mengurangi praktik rekayasa nilai yang sering terjadi. "Mulai 2025 kita mengimbau kepada sekolah untuk menggunakan e-rapor. Kenapa? Agar supaya dugaan selama ini yang sering muncul, bisa terjadi rekayasa nilai, perubahan nilai rapor di ujung, itu bisa diminimalisir, bisa dimitigasi dengan menggunakan e-rapor yang di-upload setiap semester," kata Eduart.

Menurut Eduart, kewenangan soal e-rapor ada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), bukan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti). Ia juga menegaskan bahwa SNBP melibatkan kerja sama dengan pihak sekolah karena yang akan mengikutsertakan siswa yang eligible adalah sekolah tersebut.

Belum terlihat signifikansi peningkatan penggunaan e-rapor. "Ternyata harapan kami terjadi peningkatan yang cukup signifikan dengan e-rapor ternyata belum juga. Karena dilihat di sini belum mencapai angka 10 persen yang menggunakan e-rapor," ucap Eduart. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan insentif dengan menambahkan kuota lima persen bagi sekolah yang menggunakan e-rapor.

Setelah siswa dinyatakan eligible, siswa harus melalui tahap finalisasi nilai dari lima semester nilai rapornya. "Dari 987.248 (siswa) yang finalisasi itu 981.172 untuk tahun 2026. Dari yang sudah finalisasi nilai, yang mendaftar SNBP itu 806.242. Inilah yang menjadi peserta SNBP karena dia mendaftar," tutur Eduart.

E

Penulis

Eira Orelia

Penulis di Jagad Info

Sumber: kompas.com kompas.com

Berita Terkait