JAKARTA - Perwakilan komunitas ojek online (ojol) di Jakarta, Erna, mengusulkan pembentukan Asosiasi Ojol Nusantara sebagai wadah pemersatu bagi pengemudi ojol dari berbagai daerah dan platform aplikasi di Indonesia. Usulan ini disampaikan dalam acara bakti sosial yang diadakan oleh Polri bersama ratusan pengemudi ojol di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/6), sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Erna menegaskan bahwa keberadaan organisasi nasional untuk pengemudi ojol sangat penting guna memperkuat solidaritas, memperjuangkan aspirasi bersama, serta membangun komunikasi yang lebih efektif dengan pemerintah, kepolisian, dan perusahaan aplikator. "Kami berharap sinergitas yang selama ini terjalin dapat terus terarah dan terjaga. Ke depan, kami juga mendorong adanya wadah bersama yang dapat menyatukan seluruh komunitas ojol di Indonesia," ujarnya.
Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 550 pengemudi ojol dari berbagai komunitas di wilayah Jabodetabek. Hadir dalam kegiatan ini juga Dankor Brimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat, yang merupakan Ketua Panitia HUT Bhayangkara ke-80, serta Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho sebagai Ketua Seksi Bakti Sosial. Dalam sambutannya, Komjen Ramdani Hidayat memberikan apresiasi terhadap kontribusi komunitas ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyatakan bahwa pengemudi ojol telah menjadi mitra strategis yang sering memberikan informasi awal mengenai berbagai kejadian di lapangan.
"Pengemudi ojol sudah menjadi bagian dari keluarga besar dalam menjaga kamtibmas. Kehadiran dan kerja sama ini sangat membantu tugas kepolisian," ungkap Ramdani. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang puncaknya akan berlangsung pada 1 Juli 2026. Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan tema "Polri untuk Masyarakat".
Sementara itu, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menambahkan bahwa Polri terus berupaya membangun pendekatan yang lebih humanis melalui program "Polri Menyapa Ojol". Ia menyatakan, "Hari ini wajah Polri sudah berubah. Kami ingin lebih banyak bersilaturahmi, berkomunikasi, dan mendekati masyarakat dengan hati. Rekan-rekan ojol adalah sahabat Polri."
Agus juga menyampaikan salam dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan berharap dukungan serta doa dari komunitas ojol agar Polri semakin profesional, dicintai masyarakat, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga negara. Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan di Tugu Proklamasi ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara Polri dan komunitas ojol. Usulan pembentukan Asosiasi Ojol Nusantara pun mendapatkan respon positif dari sejumlah perwakilan komunitas yang hadir, diharapkan dapat menjadi wadah resmi untuk perjuangan pengemudi ojol di tingkat nasional.