Nasional

Pemerintah Bantah Tidak Bergerak Cepat Menghadapi Anjloknya Rupiah

Sabtu, 06 Juni 2026, 18:45 WIB 14 views 1 menit baca
Pemerintah Bantah Tidak Bergerak Cepat Menghadapi Anjloknya Rupiah
Advertisement
Bagikan:

Pemerintah membantah tuduhan bahwa mereka baru bergerak setelah rupiah anjlok ke level terendah, dengan menegaskan bahwa koordinasi antara otoritas ekonomi telah dilakukan secara intens. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menekankan bahwa komunikasi dan upaya stabilisasi adalah proses yang terus-menerus dilakukan oleh pemerintah bersama Bank Indonesia.

Menurut Mensesneg, rapat koordinasi antara pelaku otoritas ekonomi telah dilakukan secara intens, sehingga tidak benar jika dikatakan bahwa pemerintah tidak memiliki langkah cepat dalam mengembalikan kepercayaan pasar. "Lho, kita rapatnya intens. Pertemuan antara pelaku-pelaku otoritas ekonomi itu intens," kata Mensesneg.

Mensesneg juga menegaskan bahwa komunikasi dan upaya stabilisasi adalah proses yang tidak berhenti dilakukan oleh pemerintah bersama Bank Indonesia. "Bukan berarti kalau kemudian komunikasi intens terus belum menghasilkan seperti yang kita harapkan, kemudian kita tidak ada komunikasi. Kan nggak begitu juga. Ini kan semua bagian dari upaya," ujarnya.

Dengan demikian, pemerintah berharap dapat mengembalikan kepercayaan pasar dan meningkatkan stabilitas ekonomi. Namun, masih perlu diawasi perkembangan selanjutnya untuk mengetahui apakah upaya pemerintah dapat membuahkan hasil yang diharapkan.

J

Penulis

Jaya Abdi

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait