Rupiah Menguat di Awal Pekan Ini
Rupiah membuka perdagangan dengan menguat terhadap dolar AS, mencapai Rp17.943 per dolar AS. Penguatan ini terjadi sebelum rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II 2026.
10 artikel
Rupiah membuka perdagangan dengan menguat terhadap dolar AS, mencapai Rp17.943 per dolar AS. Penguatan ini terjadi sebelum rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II 2026.
Samuel Sekuritas Indonesia melihat adanya peluang pemulihan Indeks Saham Gabungan (IHSG) setelah melemahnya nilai tukar rupiah dan koreksi tajam yang terjadi. Penguatan rupiah dan faktor lainnya diang...
Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia perlu dicermati, terutama pergerakan nilai tukar rupiah yang dapat mempengaruhi kestabilan pasar.
Mata uang Korea Selatan, won, melemah terhadap dolar AS dan mencapai titik terendah sejak 2009. Penurunan ini disebabkan oleh penjualan saham perusahaan Korea oleh investor asing dan konflik di Timur...
Pemerintah membantah tuduhan bahwa mereka baru bergerak setelah rupiah anjlok ke level terendah, dengan menegaskan bahwa koordinasi antara otoritas ekonomi telah dilakukan secara intens. Menteri Sekre...
Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dolar AS di tengah koreksi nilai tukar rupiah. Hal ini dapat memperparah volatilitas kurs dan memicu lonjakan permintaan semu.
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat produsen otomotif di Indonesia waswas. Mereka menghadapi tekanan berat akibat naiknya harga komponen impor.
Pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi gejolak nilai tukar Rupiah dengan mengaktifkan instrumen Bond Stabilization Fund (BSF). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa p...
Komisi XI DPR meminta Bank Indonesia (BI) untuk mengembalikan nilai tukar rupiah ke Rp16.500 per dolar AS. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitasi sistem keuangan dan mengikuti asumsi makroek...
Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan perdagangan pekan depan, dengan potensi melemah hingga Rp17.850 per dolar AS. Faktor utama yang mempengaruhi ini adalah penguatan indeks dola...