Nasional

Pemilu Dini Israel, Masa Depan Netanyahu Terancam

Kamis, 14 Mei 2026, 13:20 WIB 40 views 1 menit baca
Advertisement
Advertisement
Bagikan:

Di tengah keretakan koalisi partai-partai pendukungnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kini berada di ujung tanduk. Koalisi pemerintahan Israel mengajukan pembubaran parlemen Knesset, yang membuka jalan bagi digelarnya pemilu dini. Langkah dramatis ini dinilai bisa mengancam masa depan politik Netanyahu.

RUU pembubaran parlemen diajukan pada Rabu malam waktu setempat di tengah pecah kongsi partai-partai koalisi pendukung Netanyahu. Jika disahkan, Israel akan menggelar pemilu lebih cepat dari jadwal semula pada Oktober mendatang. Keretakan koalisi dipicu kemarahan kelompok sayap kanan dan kalangan Yahudi ultra-ortodoks atau Haredi terhadap Netanyahu terkait isu wajib militer.

Menurut laporan stasiun televisi pemerintah KAN, Ofir Katz, ketua koalisi yang juga anggota Partai Likud yang dipimpin Netanyahu, bersama seluruh pemimpin partai koalisi, mengajukan RUU untuk membubarkan Knesset ke-25. Menurut isi RUU tersebut, jadwal pemilu akan diputuskan dalam pembahasan di komite Knesset.

Pemilu dini ini dapat mengubah dinamika politik Israel dan mempengaruhi masa depan Netanyahu. Dengan keretakan koalisi dan kemarahan kelompok sayap kanan dan Haredi, Netanyahu kini berada dalam posisi yang sulit. Pemilu dini ini akan menjadi ujian bagi Netanyahu dan partainya, serta akan menentukan arah politik Israel ke depan.

D

Penulis

Darma Yudhistira

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait