Institut Teknologi Bandung (ITB) telah mengumumkan hasil penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Dari total 139.399 pendaftar, hanya 5.468 yang diterima, yang berarti hanya 3,9 persen dari total pendaftar.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, menyatakan bahwa jumlah pendaftar tahun ini adalah yang terbesar dalam sejarah ITB. Ia juga memuji para mahasiswa baru yang berhasil lolos dari "lubang jarum yang sangat sempit" dengan mengatakan bahwa mereka telah mengalahkan 96 persen pendaftar lainnya.
Irwan juga membeberkan persentase pendaftar yang diterima pada tiga fakultas yang peminatnya sangat tinggi, yaitu Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM), Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), dan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD). Persentase penerimaan untuk ketiga fakultas tersebut adalah 3 persen untuk SBM, 2,9 persen untuk FTTM, dan 3,7 persen untuk FTMD.
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, mengingatkan bahwa keberhasilan diterima di ITB bukanlah akhir dari perjuangan. Ia mengajak mahasiswa baru untuk memikirkan hal yang kelak dapat mereka tinggalkan setelah menyelesaikan pendidikan di ITB, seperti gagasan, penemuan, karya, atau pengabdian yang membuat kehidupan orang lain menjadi lebih baik.
ITB juga menerima 1.947 mahasiswa program magister, 563 mahasiswa program doktor, serta 967 mahasiswa program profesi. Dengan demikian, ITB terus menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dengan proses penerimaan yang kompetitif dan selektif.