Nasional

Pengemudi Ojol Batalkan Perjalanan karena Penumpang Tak Kenakan Helm, Jasa Raharja: Keselamatan Utama

Rabu, 29 Juli 2026, 23:03 WIB 46 views 2 menit baca
Driver Ojol Batalkan Perjalanan Gegara Penumpang Tak Pakai Helm, Jasa Raharja: Keselamatan jadi Prioritas
Driver Ojol Batalkan Perjalanan Gegara Penumpang Tak Pakai Helm, Jasa Raharja: Keselamatan jadi Prioritas
Bagikan:

DENPASAR - Jasa Raharja mengungkapkan penghargaan terhadap tindakan seorang pengemudi ojek online di Bali yang membatalkan perjalanan setelah penumpang, seorang warga negara asing, menolak untuk mengenakan helm. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan komitmen untuk menjaga keselamatan di jalan.

Peristiwa ini menarik perhatian publik setelah pengemudi ojol tersebut membagikan pengalamannya di media sosial melalui akun @alvesgodino. Dalam video yang diunggah, ia menjelaskan bahwa penumpang menolak mengenakan helm, sementara ia tetap berpegang pada prinsip "No Helmet, No Ride". Keputusan ini berdampak pada akunnya yang tidak dapat menerima pesanan selama satu hari, yang berpengaruh pada pendapatannya.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas transportasi, termasuk layanan berbasis aplikasi. Ia menyatakan, "Keputusan itu menunjukkan bahwa keselamatan tidak boleh dikompromikan oleh alasan apa pun." Menurutnya, penggunaan helm oleh pengemudi dan penumpang sepeda motor merupakan perlindungan dasar yang dapat mengurangi risiko cedera serius dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

Awaluddin juga menegaskan bahwa kepatuhan terhadap penggunaan helm merupakan bagian penting dari budaya keselamatan yang harus terus dikembangkan oleh semua pengguna jalan. Ia berharap tindakan pengemudi ojol tersebut dapat menjadi teladan bagi pengemudi dan penumpang lainnya untuk menempatkan keselamatan di atas kepentingan jangka pendek.

Kepala Jasa Raharja Wilayah Bali, Abdillah, menambahkan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama yang harus menjadi budaya, terutama di Bali sebagai destinasi wisata internasional. "Keselamatan harus menjadi prioritas bagi setiap pengguna jalan," ujarnya. Abdillah juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara, untuk menghormati dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Penggunaan helm dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas adalah langkah sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa.

J

Penulis

Jaya Abdi

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait