Kesehatan

Penularan Hantavirus: Apa yang Perlu Diketahui?

Minggu, 17 Mei 2026, 01:32 WIB 14 views 2 menit baca
Penularan Hantavirus: Apa yang Perlu Diketahui?
Ilustrasi. Kemenkes mengatakan, pemahaman mengenai cara penularan Hantavirus penting agar masyarakat dapat melakukan pencegahan secara tepat. (iStockphoto)
Bagikan:

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai infeksi Hantavirus menyusul temuan klaster kasus di kapal pesiar MV Hondius. Pelaksana tugas Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan, pemahaman mengenai cara penularan penting agar masyarakat dapat melakukan langkah pencegahan secara tepat.

Penularan Hantavirus perlu dipahami dari dua jalur, yakni melalui hewan pembawa penyakit dan penularan antarmanusia dalam kondisi tertentu. Cara penularan utama Hantavirus berasal dari hewan pembawa penyakit, terutama tikus dan celurut yang terinfeksi. Virus dapat menular saat seseorang kontak dengan gigitan, urine, feses, air liur, atau debu yang terkontaminasi sekresi dan sekresi hewan tersebut.

Risiko paparan dapat meningkat pada orang yang bekerja atau beraktivitas di area yang memungkinkan kontak dengan tikus. Kelompok tersebut antara lain petugas kebersihan, petani, pekerja konstruksi, pengendali hama, pekerja selokan, hingga petugas laboratorium yang menangani hewan pembawa penyakit. Selain itu, risiko paparan dapat muncul saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan, seperti berkemah atau berada di lokasi yang berpotensi menjadi habitat tikus.

Penularan Hantavirus antarmanusia sangat jarang terjadi. Penularan ini dilaporkan terbatas pada Hantavirus yang menyebabkan HPS (Hantavirus pulmonary syndrome) dengan jenis Andes di Amerika Selatan, khususnya melalui kontak intens dan berkepanjangan. Kondisi tersebut berbeda dengan Hantavirus tipe HFRS (Hemorrhagic fever renal syndrome) yang ditemukan di Asia dan Eropa, termasuk Indonesia.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait