Hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak menunjukkan bahwa sebanyak 663 ribu dari 4,8 juta anak yang diskrining mengalami peningkatan tekanan darah. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) M. Qodari menjelaskan bahwa hasil CKG menunjukkan tiga penyakit yang mendominasi anak usia sekolah, yakni darah tinggi, gigi berlubang, dan penumpukan kotoran di telinga.
Penyebab hipertensi pada anak dapat dibagi menjadi dua, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer adalah kondisi tekanan darah tinggi yang tidak punya penyebab pasti, sedangkan hipertensi sekunder adalah kondisi tekanan darah tinggi yang dipicu oleh penyakit ginjal, penyakit renovaskular, atau kondisi lainnya.
Gejala hipertensi pada anak umumnya tidak menunjukkan gejala, namun ada beberapa tanda yang harus segera diberi pertolongan medis, seperti sakit kepala, kejang, muntah, nyeri dada, palpitasi atau detak jantung cepat, dan napas pendek. Orang tua harus waspada dan memantau kesehatan anaknya secara teratur untuk mencegah penyakit hipertensi.