Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan tentang fenomena El Nino yang berpotensi meningkat hingga kategori sangat kuat. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan terbaru, El Nino saat ini telah berada pada kategori kuat dengan kecenderungan terus menguat.
Faisal menjelaskan bahwa BMKG telah menggunakan data dari periode Mei-Juni-Juli untuk menunjukkan bahwa El Nino dengan indeks ENSO plus 1,59 berada pada posisi kuat yang berpotensi menjadi sangat kuat. Ini berarti bahwa musim kemarau yang sedang dialami Indonesia diperkirakan akan lebih kering dan lebih panjang, dengan puncak dampak dirasakan pada Agustus hingga September.
BMKG sebenarnya telah mengeluarkan peringatan dini sejak Maret mengenai potensi musim kemarau yang bertepatan dengan El Nino. Pada saat itu, diproyeksikan bahwa Indonesia akan mengalami curah hujan yang lebih sedikit serta musim kemarau yang lebih panjang. Faisal menambahkan bahwa informasi ini telah disampaikan sejak awal untuk mempersiapkan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi dampak El Nino.
Dengan demikian, masyarakat dan pemerintah perlu meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau yang lebih panjang dan kering. BMKG akan terus memantau perkembangan El Nino dan memberikan informasi terkini tentang dampaknya terhadap cuaca dan iklim di Indonesia.