Menurut laporan dari stasiun televisi CBS News, AS dan Israel berpotensi melakukan pengeboman yang intensif terhadap infrastruktur energi Iran. Sumber pejabat Gedung Putih mengungkap bahwa serangan mungkin dilakukan secara singkat untuk menghindari dampak ekonomi yang parah dan luas.
Operasi gabungan terhadap Iran itu mungkin berakhir sebelum pasar keuangan dibuka pada Senin, meski belum ada tenggat waktu pasti yang ditetapkan. Sumber pejabat itu mengatakan, Israel telah diberi pengarahan dan berkoordinasi dengan Washington, namun Presiden Donald Trump belum membuat keputusan akhir.
Seorang pejabat Israel mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui keputusan untuk melanjutkan operasi militer skala penuh dan belum diminta untuk bergabung dalam serangan terhadap Iran. Serangan ini diyakini akan memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi dan keamanan regional.