Tragedi ini terjadi pada Sabtu (1/8/2026) saat Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta menerima laporan kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 10 unit pemadam kebakaran dan 50 personel dikerahkan ke lokasi untuk menangani kebakaran.
Operasi pemadaman dimulai pada pukul 07.11 WIB dan api berhasil dilokalisir pada pukul 11.35 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan yang dimulai pukul 13.15 WIB untuk mengurai material yang masih berpotensi terbakar. Dalam operasi tersebut, Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, Andriyono, bertugas mencari sumber air sebagai bagian dari dukungan operasi pemadaman.
Saat melakukan penyambungan selang, Andriyono tiba-tiba mengeluhkan nyeri pada bagian dada. Rekan kerja kemudian segera meminta bantuan medis, namun sayangnya Andriyono meninggal dunia. Dinas Gulkarmat menjelaskan bahwa almarhum tidak berada pada posisi penyerangan maupun pemadaman api secara langsung.
Kematian Andriyono merupakan kerugian besar bagi Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dan keluarga besar petugas pemadam kebakaran. Insiden ini juga menjadi peringatan bagi semua petugas pemadam kebakaran untuk selalu memprioritaskan keselamatan diri saat menangani kebakaran.