Presiden Prabowo Subianto mengirimkan surat kepada Presiden Peru, Keiko Sofia Fujimori Higuchi, untuk mengucapkan selamat atas pelantikannya sebagai kepala negara Peru. Surat tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arrmanatha Nasir, yang hadir sebagai Utusan Khusus Pemerintah RI ke rangkaian pelantikan Presiden Peru di Lima.
Surat tersebut tidak hanya berisi ucapan selamat, tetapi juga menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan dengan Peru. Menurut Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, Indonesia ingin memastikan hubungan Indonesia-Peru terus berkembang sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Asia Tenggara dan Amerika Latin yang semakin inklusif, saling menguntungkan, dan berorientasi pada hasil.
Dalam pidato kenegaraan pada saat pelantikannya, Presiden Peru menyampaikan inisiatif Programa Nacional de Asistencia Alimentaria atau PRONAA sebagai program bantuan sosial yang dirancang untuk menyalurkan bantuan makanan bagi pelajar. Program ini serupa dengan program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Dengan demikian, hubungan bilateral antara Indonesia dan Peru diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua negara. Indonesia dan Peru dapat memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua negara.