Seorang pria asal North Carolina, Amerika Serikat, yang mengaku memiliki penis terkecil di dunia, kini meminta dukungan publik untuk menjalani operasi pembesaran. Pria bernama Michael Phillips ini menggalang dana secara daring agar bisa menjalani prosedur medis yang disebutnya penting untuk membantu fungsi buang air kecil dan meningkatkan kualitas hidup.
Phillips memiliki kondisi mikropenis yang disebutnya hanya berukuran 0,38 inci atau sekitar 0,97 sentimeter saat ereksi penuh. Jika tidak menjalani tindakan medis, ia mengaku harus terus menggunakan popok dewasa setiap hari karena masalah inkontinensia, alias kondisi tak mampu mengendalikan urine ataupun feses.
Dalam kampanye penggalangan dana di GoFundMe, Phillips menyebut telah menabung semampunya untuk membiayai operasi dan suntikan. Kedua tindakan ini diyakininya dapat menambah ukuran serta membantunya menggunakan toilet dengan lebih normal. Namun, ia tetap meminta bantuan masyarakat yang memahami beratnya kondisi tersebut untuk menutup sisa biaya perawatan.
Phillips menegaskan, prosedur ini bukan penyembuhan total bagi mikropenis yang dialaminya. Meski demikian, menurutnya operasi itu setidaknya bisa membantunya menjalani hidup dengan lebih bermartabat dan mandiri. Hingga saat ini, dana yang terkumpul telah melampaui US$9.500, masih jauh dari target kampanye yang tercantum sebesar US$22.000.
Penggalangan dana ini muncul setelah Phillips sempat menjadi sorotan besar pada akhir Februari 2026. Saat itu, ia sempat mengaku kepada TMZ bahwa dirinya menantang siapa pun di dunia untuk membuktikan memiliki penis lebih kecil darinya. Menurut Phillips, tantangan itu bukan sekadar sensasi, melainkan bentuk advokasi untuk menolak body shaming terhadap penyandang mikropenis.