Nasional

Progres Pembangunan Taman Nasional Way Kambas Dapat Pengawasan dari Komite Gabungan dan Pakar Thailand

Minggu, 16 Agustus 2026, 12:53 WIB 58 views 2 menit baca
Komite Gabungan dan Pakar Thailand Kawal Progres Pembangunan Way Kambas
Komite Gabungan dan Pakar Thailand Kawal Progres Pembangunan Way Kambas
Bagikan:

jpnn.com, LAMPUNG - Taman Nasional Way Kambas (TNWK) sedang dalam proses menjadikannya sebagai pusat konservasi gajah dunia, dengan fokus pada pembangunan fisik dan penguatan ekosistem. Pada Sabtu (15/8/2026), tim ahli dari berbagai negara bersama Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan.

Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa setiap infrastruktur yang dibangun ramah lingkungan dan memenuhi standar pelestarian internasional. Delegasi dari Elephant Nature Park (ENP) Thailand yang dipimpin oleh Ms. Saengduean Chailert, serta tim ahli dari Wilderness (PT Living Landscapes Indonesia) yang dipimpin oleh Mrs. Keren Brooks, turut serta dalam peninjauan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Brigjen TNI Sriyanto, Ketua Komite Gabungan, menekankan pentingnya pendampingan TNI untuk menyelaraskan langkah-langkah pembangunan, agar semua sarana dan prasarana terbangun dengan presisi. Dia percaya bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik adalah kunci untuk mencapai target pemerintah tanpa terhambat oleh kendala teknis. Sriyanto menyatakan, "Kegiatan peninjauan progres percepatan pembangunan Taman Nasional Way Kambas oleh Tim ENP Thailand dan Tim Wilderness merupakan bentuk perhatian dan koordinasi dalam rangka memastikan perkembangan pembangunan sarana dan prasarana di kawasan TNWK berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan."

Dia juga menambahkan bahwa semangat percepatan pembangunan ini tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, dengan pengawasan ketat untuk memastikan bahwa modernisasi fasilitas di TNWK selaras dengan pelestarian alam dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Selain itu, transformasi TNWK bertujuan untuk mengangkat identitas budaya dan potensi pariwisata Lampung di kancah internasional.

Tokoh masyarakat dan budayawan Lampung, Ansori Djausal, menilai langkah ini sebagai strategi penting untuk menempatkan Indonesia di garis depan konservasi global. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan saat ini merupakan hasil dari sejarah panjang dalam konservasi di kawasan tersebut. Ansori optimis bahwa transformasi TNWK akan memperkuat citra positif Indonesia dalam merawat kekayaan alam secara bijak dan profesional.

Setiap tahap pembangunan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan TNWK siap menyandang predikat sebagai pusat konservasi gajah tingkat dunia. Dengan semangat baru 'TNWK adalah Kita', transformasi ini bertujuan untuk menciptakan konservasi yang modern, ramah, dan berkelanjutan, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2026. Pembangunan ini juga memperhatikan kenyamanan gajah Sumatra melalui penyediaan fasilitas yang layak dan sistem mitigasi interaksi satwa-manusia yang aman.

Dengan melibatkan masyarakat sekitar dan menyediakan sarana belajar di pos-pos pantau, TNWK tidak hanya berfungsi sebagai rumah bagi gajah, tetapi juga sebagai upaya menjaga harapan dan warisan alam untuk generasi mendatang.

D

Penulis

Dinda Mughni

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait