Nasional

Pupuk Hayati Dinosaurus Memperkenalkan Inovasi Pembenah Tanah Berbasis Bioteknologi

Minggu, 02 Agustus 2026, 08:19 WIB 57 views 2 menit baca
Pupuk Hayati Dinosaurus Hadirkan Terobosan Pembenah Tanah Berbasis Bioteknologi
Pupuk Hayati Dinosaurus Hadirkan Terobosan Pembenah Tanah Berbasis Bioteknologi
Bagikan:

PT Pramudita Darya Parma memperkenalkan Pupuk Hayati Dinosaurus sebagai solusi inovatif berbasis bioteknologi untuk menangani masalah degradasi tanah pertanian di Indonesia dalam acara Inagritech 2026. Produk ini diklaim dapat memulihkan kondisi tanah yang mengalami penurunan, dengan lebih dari 40 juta hektar lahan terdegradasi di seluruh Indonesia.

Degradasi tanah yang terjadi menyebabkan kerusakan yang signifikan, sehingga petani mengalami kesulitan dalam mencapai hasil panen yang stabil. Freddy Wijaya, pendiri Pupuk Dinosaurus, menjelaskan bahwa meskipun tanah mungkin mengandung nutrisi makro yang tinggi, kurangnya mikroba dan kerusakan ekosistem tanah akibat residu kimia yang berlebihan berkontribusi pada penurunan produktivitas tanaman. “Untuk mengembalikan kesehatan tanah dibutuhkan peran Bio-Teknologi. Dari 18 mikroba yang terkandung dalam Pupuk Hayati Dinosaurus, terdapat berbagai jenis yang bertugas sebagai pemecah unsur hara dalam tanah, penambat nitrogen, penghasil enzim pertumbuhan, dan penghalau patogen penyebab penyakit,” jelasnya.

Freddy juga menambahkan bahwa penggunaan pupuk ini tidak hanya dapat memulihkan kesehatan tanah, tetapi juga dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen hingga 30%. Mengingat pentingnya kesehatan tanah dalam industri pertanian, ia menekankan bahwa “Tanah yang sehat adalah kunci keberhasilan pertanian. Kami terus mengembangkan kualitas produk dan kepercayaan pelanggan di Indonesia.” Dia berharap lebih banyak praktisi pertanian dapat memanfaatkan bioteknologi untuk memperbaiki ekosistem tanah dan meningkatkan kualitas hasil panen demi mencapai kedaulatan pangan di Indonesia.

Selain itu, PT Pramudita Darya Parma juga telah meluncurkan produk pupuk yang dirancang khusus untuk teknik hydroseeding, yang digunakan dalam rehabilitasi lahan kritis, terutama di daerah lereng. Pengembangan produk berbasis bioteknologi ini terus dilakukan untuk mendukung pertanian yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

I

Penulis

Indriani Atmaja

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait