Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa realisasi belanja negara telah mencapai Rp1.656 triliun hingga akhir Juli 2026, atau akhir triwulan II 2026, dengan peningkatan sebesar 17,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan belanja negara ini didorong oleh sejumlah program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menghabiskan Rp101,1 triliun. Selain itu, kenaikan belanja negara juga dipengaruhi oleh penyaluran bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, serta pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN).
Menurut Purbaya, kinerja belanja negara semakin produktif seiring percepatan pelaksanaan berbagai program pemerintah yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Realisasi belanja pemerintah pusat tercatat mencapai Rp1.298,6 triliun atau meningkat 29,4 persen secara tahunan (year-on-year).
Lonjakan belanja negara juga dipengaruhi oleh program pembangunan infrastruktur, serta pembayaran subsidi dan kompensasi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik. Dengan demikian, realisasi belanja negara hingga triwulan II 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan dan diharapkan dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.