Ekonomi

RUPS Besok: PTBA, BUKA, dan PWON Siapkan Agenda Penting

Rabu, 10 Juni 2026, 22:12 WIB 10 views 3 menit baca
RUPS Besok: PTBA, BUKA, dan PWON Siapkan Agenda Penting
PTBA akan membahas pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026-2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027. (Foto: KabarBursa)
Bagikan:

KABARBURSA.COM – Pada hari Kamis, 11 Juni 1979, delapan emiten dari berbagai sektor, termasuk batu bara, perbankan digital, properti, farmasi, dan ritel, akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Salah satu yang paling menarik perhatian adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA), yang akan meminta persetujuan penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2025, serta melakukan perubahan anggaran dasar dan susunan pengurus perusahaan.

PTBA juga akan membahas pendelegasian kewenangan untuk persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026-2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027. Agenda ini penting karena akan memberikan wawasan mengenai strategi perusahaan di tengah tantangan transisi energi dan fluktuasi harga batu bara global.

Dari sektor teknologi, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) juga menjadi sorotan. Selain membahas penggunaan laba bersih dan penunjukan auditor, BUKA akan meminta persetujuan pemegang saham untuk pengangkatan kembali atau perubahan susunan direksi dan dewan komisaris. Selain itu, BUKA akan menegaskan kembali pelimpahan kewenangan kepada dewan komisaris untuk melakukan penambahan modal dalam rangka Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP) II, yang dapat menarik perhatian investor terkait struktur permodalan dan insentif jangka panjang bagi manajemen.

Sementara itu, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), pemilik jaringan MR.D.I.Y Indonesia, akan menggelar RUPS perdana setelah melantai di bursa. Agenda yang akan dibahas meliputi penggunaan laba bersih, perubahan anggaran dasar, laporan penggunaan dana hasil IPO, serta pengangkatan kembali atau perubahan susunan dewan komisaris. Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum menjadi fokus utama bagi investor untuk menilai realisasi ekspansi perusahaan.

Di sektor properti, perhatian akan terfokus pada dua emiten besar, yaitu PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). PWON akan menggelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa yang membahas perubahan susunan pengurus serta perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) terbaru. SMRA akan meminta persetujuan pemegang saham untuk penjaminan aset yang nilainya melebihi 50 persen dari kekayaan bersih perusahaan, sebagai langkah untuk memperoleh pendanaan dari lembaga keuangan dan penerbitan efek non-ekuitas.

Di sektor farmasi, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) akan membahas perubahan anggaran dasar yang berkaitan dengan penyesuaian KBLI 2025, serta pengangkatan kembali atau perubahan susunan dewan komisaris. Perseroan juga akan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana dan menetapkan penggunaan laba atau rugi bersih tahun buku 2025. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) memiliki agenda berbeda dengan meminta persetujuan pemegang saham untuk menjaminkan sebagian aset perusahaan guna memperoleh pinjaman dari lembaga keuangan.

Selain itu, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) akan menggelar RUPS dengan agenda utama penggunaan laba bersih, penunjukan auditor, dan laporan penggunaan dana hasil Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I). Secara keseluruhan, mayoritas emiten yang menggelar RUPS besok akan membahas agenda rutin seperti pengesahan laporan keuangan, penggunaan laba bersih, dan penetapan remunerasi direksi serta komisaris.

Namun, di antara agenda rutin tersebut, terdapat sejumlah poin strategis yang berpotensi menarik perhatian pasar, termasuk perubahan susunan pengurus di PTBA, BUKA, MDIY, PWON, dan PYFA, serta rencana penjaminan aset oleh AGII dan SMRA. Hasil dari RUPS ini diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai arah bisnis masing-masing emiten untuk satu hingga lima tahun ke depan, sehingga berpotensi menjadi katalis dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia dalam beberapa hari mendatang.

J

Penulis

Jaya Abdi

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait