Sekolah Rakyat telah beroperasi selama setahun di Indonesia dan telah meraih berbagai prestasi gemilang. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa siswa Sekolah Rakyat telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam percaya diri, optimisme, dan disiplin. "Alhamdulillah, selama satu tahun beroperasi, sudah ratusan prestasi yang ditorehkan oleh siswa Sekolah Rakyat. Ada prestasi tingkat daerah, tingkat provinsi, tingkat nasional, dan ada juga prestasi di tingkat internasional," kata Saifullah.
Menurut Saifullah, sepanjang 2025 siswa Sekolah Rakyat sudah menorehkan empat prestasi tingkat internasional. Lalu, ada pula 674 tingkat nasional, 71 tingkat regional, 513 tingkat provinsi, 842 tingkat kabupaten/kota, 89 tingkat kecamatan, dan 1.347 tingkat sekolah. Saifullah juga menyebut bahwa murid Sekolah Rakyat sudah menunjukkan menjadi lebih percaya diri, optimistis, dan lebih disiplin setelah satu tahun belajar.
Perubahan ini dilihatnya saat acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di mana para siswa angkatan pertama menyambut siswa baru. Siswa yang kini naik ke tahun kedua sudah berani menampilkan berbagai pertunjukan di atas panggung. Mereka menyuguhkan penampilan baris variasi, silat, drama musikal, paduan suara, puisi serta pidato Bahasa Inggris, Arab, Mandarin, dan Korea.
Saifullah turut merasa haru ketika mendengar cerita seorang ibu yang anaknya menjadi siswa Sekolah Rakyat. Ibu tersebut, Titin Lestari, hanya bisa memberi sang putri seragam bekas sejak SD sampai SMP karena keterbatasan ekonomi. Namun, dengan bantuan Sekolah Rakyat, anaknya kini bisa memakai seragam baru dan meraih kesempatan untuk memperoleh pendidikan gratis yang berkualitas.