JAKARTA - Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pemerintah telah menyiapkan 16.000 kursi untuk peserta upacara di Istana Merdeka Jakarta pada 17 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 80 persen kursi dialokasikan untuk masyarakat umum, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk hadir dalam acara tersebut.
Sejumlah warga tampak rela datang dan mengantre sejak dini hari. Menurut unggahan di akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyaksikan langsung antusiasme warga yang telah berada di lokasi sejak pukul 03.00 WIB, bahkan ada yang mengaku sudah tiba sejak pukul 02.00 WIB. Dalam interaksinya dengan salah satu warga, Teddy bertanya, "Ini ngapain? Jam 03.00 WIB pagi sudah antre?" Warga tersebut menjawab bahwa ia telah mengantre sejak pukul 02.00 WIB.
Saat ditanya dari mana asalnya, warga itu menyebutkan berasal dari Sulawesi Selatan. Teddy juga berbincang dengan warga lainnya yang datang dari Kebumen, Jawa Tengah. Warga tersebut mengatakan telah tiba di Stasiun Gambir sekitar pukul 01.00 WIB sebelum menuju Istana Merdeka untuk mengikuti upacara. Teddy menanyakan persiapan mereka, termasuk tempat untuk berdandan, dan warga tersebut menjawab bahwa mereka sudah bersiap dari rumah.
Teddy kemudian mendoakan agar para warga yang telah berjuang untuk hadir dalam peringatan tersebut selalu dalam keadaan sehat. Antusiasme yang ditunjukkan oleh warga mencerminkan semangat masyarakat untuk merayakan hari bersejarah ini secara langsung. Pemerintah, dalam hal ini, telah menyiapkan dua sesi upacara, masing-masing dengan 8.000 kursi, untuk detik-detik proklamasi dan penurunan bendera.
Dengan 80 persen dari total kursi yang dialokasikan untuk masyarakat umum, acara ini diharapkan dapat menjadi momen yang menguatkan rasa kebangsaan dan persatuan di kalangan masyarakat.