Hidung tersumbat yang berlangsung lama sering kali dianggap sebagai gejala flu biasa, namun kondisi ini dapat menjadi tanda sinusitis. Sinusitis merupakan peradangan pada rongga sinus yang terjadi ketika saluran lendir tersumbat, menyebabkan lendir menumpuk dan memicu pertumbuhan virus atau bakteri yang menyebabkan infeksi.
Menurut dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher (THT-KL) Mayapada Hospital Surabaya, dr. Jemmy Kurniawan, Sp.THT-KL, infeksi saluran pernapasan atas menjadi penyebab sinusitis yang paling sering ditemukan. Pilek atau flu yang tidak kunjung membaik dapat menyebabkan pembengkakan pada saluran sinus, sehingga risiko infeksi lanjutan meningkat.
Selain infeksi, sejumlah faktor lain juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami sinusitis, seperti alergi yang menyebabkan lapisan hidung membengkak dan menghambat aliran lendir. Faktor lain yang turut berperan adalah deviasi septum atau kondisi ketika tulang pembatas rongga hidung mengalami pembengkokan sehingga menghambat aliran udara dan lendir.
Dokter spesialis THT-Bedah Kepala Leher Mayapada Hospital Surabaya, dr. Nessia Nurina Putri, Sp.T.H.T.B.K.L, menjelaskan bahwa sinusitis yang kerap kambuh biasanya dipicu oleh penyebab yang belum tertangani secara menyeluruh. Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh penting dilakukan agar terapi yang diberikan lebih tepat sasaran.
Untuk mendukung penanganan sinusitis, Mayapada Hospital Surabaya menghadirkan Sinusitis Center yang menyediakan layanan komprehensif dengan dukungan teknologi modern dan prosedur minimal invasif, termasuk endoskopi. Layanan ini didukung oleh tim dokter spesialis THT berpengalaman dan menjadi bagian dari layanan unggulan THT yang tersedia di sejumlah jaringan Mayapada Hospital di Indonesia.