Baru-baru ini, sebuah penelitian tentang terapi obesitas telah menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan. Dengan menggunakan terapi Wegovy dosis 7,2 miligram, beberapa pasien berhasil menurunkan berat badan mereka hingga 27,7 persen setelah menjalani terapi selama 72 minggu. Hal ini membuka harapan baru bagi mereka yang mengalami obesitas dan telah mencoba berbagai cara untuk menurunkan berat badan.
Penelitian ini dipresentasikan dalam European Congress on Obesity (ECO) 2026 dan menunjukkan bahwa kelompok pasien yang dikategorikan sebagai early responders, yaitu mereka yang berhasil menurunkan sedikitnya 15 persen berat badan dalam 24 minggu pertama pengobatan, mengalami penurunan berat badan yang paling signifikan. Namun, perlu diingat bahwa respons terapi berbeda pada setiap individu, dan tidak semua pasien akan mengalami penurunan berat badan yang sama.
Associate Clinical Professor of Internal Medicine, Dror Dicker, mengatakan bahwa kelompok pasien yang tidak termasuk dalam kategori early responders tetap mengalami penurunan berat badan yang substansial dan bermakna secara klinis. Artinya, manfaat terapi tidak hanya dirasakan oleh pasien dengan respons paling cepat, tetapi juga oleh mereka yang mengalami penurunan berat badan secara bertahap.
Meskipun hasil penelitian ini menjanjikan, masih terdapat beberapa pertanyaan yang memerlukan pembuktian melalui penelitian lanjutan. Belum tersedia data yang memungkinkan perbandingan langsung antara kelompok early responders pada Wegovy dengan terapi lain di kelas yang sama. Selain itu, belum ada metode yang mampu mengidentifikasi sejak awal pasien mana yang akan memberikan respons terapi lebih cepat.