Universitas Indonesia (UI) secara resmi mengganti nama Program Pendidikan Vokasi menjadi Sekolah Vokasi UI pada Jumat, 31 Juli 2026. Rektor UI, Heri Hermansyah, menjelaskan bahwa perubahan nama ini dilakukan karena UI sebenarnya tidak hanya mengelola program pendidikan, tetapi juga mengelola Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas umum, dan anggaran. Oleh karena itu, nama Sekolah Vokasi lebih tepat untuk menggambarkan tata kelola yang lebih otonom.
Menurut Heri, perubahan nama ini juga bertujuan untuk menegaskan bahwa Sekolah Vokasi UI memiliki tata kelola yang lebih mandiri dan otonom. "Untuk menegaskan tata kelola yang lebih otonom, maka ditransformasikan namanya menjadi Sekolah Pendidikan Vokasi," kata Heri.
Selain mengganti nama Program Pendidikan Vokasi, UI juga mendirikan program studi (Prodi) Manajemen Olahraga. Prodi ini bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memberikan harapan pada atlet dan membantu mereka setelah masa kejayaannya. "Di vokasi dapat dibuka program studi yang dapat mendukung para atlet kita, yaitu Manajemen Olahraga (Sport Management)," jelas Heri.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mengatakan bahwa UI adalah kampus pertama yang bekerja sama dengan Kemenpora untuk mengembangkan prodi Manajemen Olahraga. Menurut Erick, UI merupakan proyek percontohan untuk pengembangan prodi ini dan kedepannya jika berhasil dijalankan akan dibuka di kampus-kampus lainnya di seluruh Indonesia.