Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Mengajak Mahasiswa Kembangkan Karakter dan Kepemimpinan

Senin, 03 Agustus 2026, 23:31 WIB 65 views 2 menit baca
Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Membangun Karakter dan Kompetensi Kepemimpinan
Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Membangun Karakter dan Kompetensi Kepemimpinan
Bagikan:

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengundang mahasiswa untuk membangun karakter dan kompetensi secara seimbang, sebagai persiapan menghadapi perubahan zaman dan menjadi pemimpin masa depan. Ia menekankan bahwa kedua aspek tersebut sangat penting dalam menciptakan generasi yang mampu membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam Kuliah Umum Kebangsaan yang diadakan pada Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Indonesia di Balairung UI, Kota Depok, Bima Arya menyatakan bahwa mahasiswa saat ini adalah generasi yang akan mengambil alih kepemimpinan nasional di masa mendatang. Oleh karena itu, masa perkuliahan harus dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas akademik dan membentuk karakter kepemimpinan yang mampu menghadapi tantangan bangsa.

Bima juga menjelaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam momentum strategis untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui bonus demografi. Ia menekankan bahwa peluang ini hanya dapat dimaksimalkan dengan dukungan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi dinamika global. "Kalian adalah Gen Z yang disiapkan untuk menjadi pemimpin yang akan mengantarkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Lebih lanjut, Bima menyoroti pentingnya kemampuan untuk membaca arah perubahan zaman. Ia menekankan bahwa generasi muda perlu memiliki wawasan luas, kemampuan berpikir ke depan, serta kemauan untuk terus belajar agar dapat beradaptasi dengan perkembangan yang cepat. "Gen Z hari ini adalah generasi paling cerdas sepanjang sejarah," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga membahas pesatnya perkembangan teknologi yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Ia mengingatkan mahasiswa untuk tidak hanya menguasai kemampuan digital, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan interpersonal yang sangat penting dalam kepemimpinan di masa depan. "Ada tiga skill yang harus kalian siapkan ke depan, salah satunya adalah menguasai skill digital," tegas Bima.

Selain kompetensi, Bima juga menekankan bahwa pengalaman berorganisasi sangat penting dalam membentuk karakter seorang pemimpin. Melalui organisasi, mahasiswa dapat belajar mengelola perbedaan, membangun kolaborasi, dan menumbuhkan kepercayaan yang menjadi dasar kepemimpinan. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif dalam organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pembelajaran yang tidak sepenuhnya didapatkan di dalam kelas.

Dengan demikian, Bima mengajak mahasiswa untuk terlibat dalam organisasi agar terbiasa menghadapi perbedaan. "Organisasi akan mengasah Anda untuk terbiasa menghadapi perbedaan. Ketika Anda terbiasa mengelola perbedaan, Anda akan melangkah lebih jauh untuk mencapai kemenangan," pungkasnya.

I

Penulis

Indriani Atmaja

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait