Nasional

Wamendagri Wiyagus: Integrasi Data Kependudukan Kunci Stabilitas Keamanan Nasional

Jumat, 19 Juni 2026, 22:03 WIB 4 views 2 menit baca
Wamendagri Wiyagus Tegaskan Integrasi Data Kependudukan Memperkuat Stabilitas Keamanan
Wamendagri Wiyagus Tegaskan Integrasi Data Kependudukan Memperkuat Stabilitas Keamanan
Bagikan:

jpnn.com, LEMBANG - Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa integrasi data kependudukan dan kewilayahan merupakan alat strategis untuk menjaga stabilitas keamanan nasional. Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan ancaman di dunia digital.

Dalam seminar yang diadakan di Gedung Oetaryo, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat (19/6), Wiyagus menjelaskan bahwa dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, dan percepatan transformasi teknologi menuntut pengambilan keputusan yang berbasis data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyatakan, "Sebagai pemimpin, kita tidak bisa lagi mengandalkan metode konvensional dalam pengambilan keputusan, tetapi harus berbasis data."

Wiyagus menambahkan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen untuk memperkuat integrasi dan pemanfaatan data kependudukan dan kewilayahan. Data ini berfungsi penting dalam meningkatkan pelayanan publik dan penegakan hukum, mulai dari verifikasi identitas hingga pengungkapan kasus secara cepat dan akuntabel dengan dukungan teknologi digital.

Ia juga menggarisbawahi ancaman yang semakin meningkat di ruang digital, termasuk migrasi kejahatan ke ekosistem digital seperti penipuan daring dan perdagangan orang. "Dampak paling signifikan adalah adanya disinformasi yang berbasis kecerdasan buatan," ujarnya.

Wiyagus menyarankan agar aparat penegak hukum mengadopsi kepemimpinan yang adaptif dengan memanfaatkan data dan teknologi secara real time untuk pengambilan keputusan, baik dalam pencegahan maupun penanganan gangguan keamanan. Kemendagri terus menyediakan data kependudukan yang terintegrasi, yang menjadi infrastruktur strategis bagi tugas kepolisian.

Selain itu, Wiyagus menekankan pentingnya penguatan tata kelola data yang didukung oleh regulasi nasional untuk mempercepat transformasi digital pemerintahan. Ia juga mengajak peserta didik Sespim Lemdiklat Polri untuk memperkuat interoperabilitas antarlembaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berbasis teknologi.

A

Penulis

Agus Wigati

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait