Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI PP) membantah adanya konflik internal yang menyebabkan temuan ratusan senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Menurut pengurus yayasan, persoalan tersebut murni merupakan dugaan pelanggaran hukum yang harus ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.
Tim kuasa hukum yayasan, Alvons Kurnia Palma, menyatakan bahwa tidak ada konflik di antara para pendiri yayasan. Ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan pengurus saat ini bertujuan mengembalikan yayasan sesuai dengan visi dan misi pendiri, bukan dilatarbelakangi perselisihan internal. Alvons menjelaskan bahwa pendiri yayasan telah hadir dan menunjukkan bahwa tidak ada konflik di antara mereka.
Alvons menambahkan, pengurus yayasan saat ini fokus mengembalikan kegiatan yayasan sesuai dengan visi dan misi pendiri. Ia berharap bahwa masalah tersebut dapat segera diselesaikan dan yayasan dapat kembali beroperasi dengan normal. Dengan demikian, yayasan dapat melanjutkan kegiatan pendidikan dan sosial yang telah menjadi tujuan awal pendirian yayasan.