Pendidikan

Anak Janda Penjual Air Minum Kemasan Diterima di UGM

Rabu, 08 Juli 2026, 14:57 WIB 53 views 2 menit baca
Anak Janda Penjual Air Minum Kemasan Diterima di UGM
Sumber gambar: kompas.com
Bagikan:

Salma Nadhifah Hasna Khairiyyah, seorang gadis berusia 19 tahun, telah menorehkan prestasi gemilang dengan diterimanya di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Ia berhasil diterima di Program Studi Psikologi UGM pada Maret 2026 lalu.

Di balik keberhasilan Salma, terdapat perjuangan panjang ibunya, Riyanti, yang telah menjadi tulang punggung keluarga sejak suaminya meninggal pada tahun 2021. Riyanti, yang berusia 48 tahun, berjuang sendirian untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan mendukung pendidikan anaknya. Ia berjualan air minum kemasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Riyanti mengaku bahwa ia tidak pernah memadamkan mimpi putrinya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ketika Salma menyampaikan keinginannya untuk berkuliah di UGM, Riyanti memilih untuk mendukung sepenuh hati meskipun belum mengetahui bagaimana biaya pendidikan itu akan terpenuhi nantinya. "Salma cerita kalau dia mau kuliah. Saya bilang pokoknya semangat belajar, insyaallah ada jalannya. Meskipun ada keterbatasan ekonomi, saya tetap dukung. Tidak tahu jalannya dari mana, tapi dicoba dulu saja," kata Riyanti.

Salma juga aktif di kegiatan ekstrakurikuler terutama dalam bidang jurnalistik di sekolah. Ia berhasil diterima di UGM dan mendapatkan kejutan lain karena memperoleh subsidi UKT 100 persen dari UGM. "Keadaan ekonomi kini memang sulit, tetapi ternyata alhamdulillah UGM memberi subsidi sampai 100 persen dan itu di luar bayangan saya selama ini," ujarnya dengan berkaca-kaca.

Riyanti mengaku bahwa ia selalu berusaha mencari berbagai kemungkinan bantuan pendidikan bagi putrinya. Namun di atas semua usaha yang dilakukan, ia percaya bahwa ada campur tangan Tuhan yang membuka jalan. "Alhamdulillah saat Salma dapat subsidi UKT 100 persen. Selama ini saya terus berusaha mencarikan jalan untuk pendidikan anak. Saya cuma bisa berdoa, bismillah Allah yang kasih jalan," katanya.

E

Penulis

Eira Orelia

Penulis di Jagad Info

Sumber: kompas.com kompas.com

Berita Terkait