Menteri Pendidikan Tinggi Sains, dan Teknologi (Mendikti saintek) Brian Yuliarto sedang menyusun rancangan pendidikan tinggi Indonesia agar program studi (prodi) di jenjang perkuliahan sesuai dengan kebutuhan sumber daya manusia (SDM). Hal ini diungkapkan oleh Brian Yuliarto ketika rapat kerja bersama Komisi X DPR RI.
Awalnya, anggota Komisi X, Ledia Hanifa Amaliah menanyakan kembali wacana menutup program studi kuliah. Mendikti saintek telah berkoordinasi dengan Kementerian Bappenas dan Kemnaker untuk menyusun arsitektur pendidikan tinggi. Dari situ, mereka sudah menyusun arsitektur pendidikan tinggi yang memuat prodi-prodi yang sesuai dengan kebutuhan SDM.
Kemendikti saintek juga sudah berkoordinasi dengan Kemnaker terkait peta lapangan kerja pada 2025. Mereka berencana untuk finalisasi arsitektur pendidikan tinggi sebelum Agustus. Mendikti saintek pun sedang mencari strategi untuk mendorong perguruan tinggi swasta (PTS) mengikuti arsitektur ini.
Menurut Mendikti saintek, perguruan tinggi negeri bisa diarahkan untuk mengikuti kebijakan, namun PTS tidak bisa diarahkan secara langsung karena proses bisnis yang terjadi. Mereka berencana untuk meluncurkan arsitektur pendidikan tinggi dan memberikannya kepada kampus-kampus baik negeri maupun swasta.