Pendidikan

Gaji Dosen di Indonesia: Masih Rendah dan Tidak Stabil

Sabtu, 18 Juli 2026, 09:31 WIB 25 views 1 menit baca
Gaji Dosen di Indonesia: Masih Rendah dan Tidak Stabil
Sumber gambar: kompas.com
Bagikan:

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengakui bahwa gaji awal dosen di Indonesia masih rendah dan tidak stabil. Hal ini disebabkan oleh beberapa komponen gaji yang berbeda-beda dan tidak tetap. Menurut Brian, gaji dosen di Indonesia terdiri dari beberapa komponen, seperti gaji pokok, tunjangan fungsional, serdos, tunjangan kehormatan, dan insentif kinerja.

Brian menjelaskan bahwa skema pemberian insentif yang berbeda-beda waktu ini berpengaruh pada kehidupan dosen muda yang barangkali masih harus menyicil mobil atau rumah sehingga terasa berat. "Terutama di bulan Januari-Februari. Biasanya Januari-Februari itu kan kinerjanya belum ada ya, publikasi belum ada," ujarnya.

Kemdiktsaintek saat ini sedang menata proses perilisan pendapatan dosen. Selain itu, pihaknya selalu meminta rektor-rektor PTN untuk terus meningkatkan kesejahteraan dosen. "Kami bisa sampaikan bahwa kami mendorong, bahkan di dalam KPI setiap kampus itu kami ada (pesan) rektor harus meningkatkan terus pendapatan kesejahteraan dosen," terangnya.

Isu pendapatan dosen di PTN menjadi sorotan dan menarik keprihatinan masyarakat karena keluh kesah dosen Cenuk Widiayastrisna Sayekti dalam sidang pengujian UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (30/6/2026) soal digaji Rp 2,6 juta per bulan padahal lulusan S3 dari Australia.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Sumber: kompas.com kompas.com

Berita Terkait