Merokok, mengonsumsi alkohol, dan kelebihan berat badan adalah beberapa contoh kebiasaan sehari-hari yang dapat memengaruhi kualitas sperma pria. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada DNA sperma, mengurangi kemampuan sperma untuk membuahi sel telur, dan menurunkan produksi testosteron.
Selain itu, mengenakan pakaian terlalu ketat, terlalu banyak mengonsumsi daging olahan, dan mengonsumsi kafein berlebihan juga dapat memengaruhi kualitas sperma. Pakaian yang terlalu ketat dapat meningkatkan suhu di area testis, sehingga mengganggu produksi sperma. Daging olahan yang mengandung garam, bahan pengawet, dan lemak jenuh dapat menurunkan kualitas sperma. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat mengganggu kualitas tidur, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Terpapar BPA dari wadah plastik juga dapat memengaruhi kualitas sperma. BPA adalah zat kimia yang digunakan pada beberapa jenis plastik atau wadah makanan dan minuman kemasan. Zat ini dapat mengganggu kerja hormon dalam tubuh dan menurunkan kualitas sperma. Oleh karena itu, penting untuk menghindari kebiasaan tersebut dan menjaga kesehatan reproduksi dengan cara yang sehat.