Pendidikan

Manipulasi Riset di ITB: Kasus Prihantini dan Sindikat Pemalsuan Penelitian

Kamis, 28 Mei 2026, 20:47 WIB 6 views 2 menit baca
Manipulasi Riset di ITB: Kasus Prihantini dan Sindikat Pemalsuan Penelitian
Sumber gambar: kompas.com
Bagikan:

Institut Teknologi Bandung (ITB) telah mengakui bahwa Prihantini, yang diduga melakukan manipulasi riset, adalah alumnusnya. Prihantini diduga melakukan pemalsuan penelitian untuk mendapatkan dana hibah dan bepergian ke luar negeri. Kasus ini terkuak setelah Prihantini dan sindikatnya melakukan presentasi di konferensi internasional Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark.

Menurut pihak ITB, Prihantini adalah alumni Program Magister Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB angkatan 2020 dan telah lulus pada tahun 2022. Namun, materi yang dipresentasikan oleh Prihantini di konferensi internasional tersebut tidak berkaitan dengan tesis maupun aktivitas akademik di ITB. ITB menyatakan bahwa tindakan Prihantini tersebut merupakan tindakan hukum sebagai seorang individu dan tidak mencerminkan kebijakan atau nilai-nilai ITB.

Prihantini dan sindikatnya diduga melakukan pemalsuan penelitian untuk mendapatkan dana hibah dan bepergian ke luar negeri. Mereka diduga menggunakan lembaga fiktif dan mencatut lokasi riset seperti Peruvian Andes, dataran tinggi Ethiopia, India tanpa melibatkan orang lokal. Kasus ini telah terkuak setelah Ida Bagus Mandhara Brasika, seorang netizen, membongkar adanya pemalsuan riset oleh warga Indonesia di konferensi internasional.

ITB telah menyatakan komitmen untuk terus memperkuat budaya akademik, khususnya di ranah penelitian yang berintegritas dan bertanggung jawab. ITB tidak mentoleransi plagiarisme, fabrikasi data, manipulasi hasil, maupun bentuk pelanggaran etika ilmiah lainnya dalam kegiatan akademik dan penelitian. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan ITB akan menghormati upaya hukum yang dilakukan.

J

Penulis

Jarot Kusna

Penulis di Jagad Info

Sumber: kompas.com kompas.com

Berita Terkait