Kelelahan atau fatigue adalah kondisi kelelahan parah yang membuat seseorang sulit bangun di pagi hari dan menjalani aktivitas sehari-hari. Meskipun tidur, tubuh tidak merasa segar. Menurut WebMD, ada beberapa gejala yang bisa mengarah pada kelelahan, seperti kurang energi, kelelahan mental atau fisik, mengantuk, susah berpikir, dan apatis.
Ada beberapa penyebab kelelahan yang perlu diwaspadai. Pertama, kebiasaan sehari-hari yang tidak seimbang, seperti diet yang tidak seimbang, stres, jarang bergerak, dan konsumsi alkohol berlebihan. Kedua, gangguan tidur seperti insomnia, sleep apnea, narkolepsi, dan gangguan tidur akibat shift kerja. Ketiga, anemia, terutama anemia akibat kekurangan zat besi, yang bisa menyebabkan kelelahan, palpitasi jantung, napas pendek, dan kulit pucat.
Penyebab kelelahan lainnya termasuk alergi makanan, infeksi seperti mononukleosis, HIV, Covid-19, influenza, radang paru-paru, dan penyakit Lyme. Masalah jantung dan paru-paru, seperti penyakit jantung, sindrom takikardia ortostatik postural, penyakit paru obstruktif kronik, empisema, dan gagal jantung kongestif, juga bisa menyebabkan kelelahan. Terakhir, masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan post-traumatic stress disorder (PTSD) juga bisa membuat seseorang lelah terus-menerus.
Dengan mengetahui penyebab kelelahan, seseorang bisa mengambil langkah-langkah untuk mencegah dan mengatasi kelelahan. Jika kelelahan berkepanjangan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang tepat.