Kesehatan

Mengenal Bell's Palsy, Kondisi yang Membuat Wajah Lumpuh Sebagian

Senin, 27 Juli 2026, 16:01 WIB 71 views 2 menit baca
Ilustrasi. Bell's palsy adalah kondisi pelemahan otot-otot salah satu sisi wajah secara tiba-tiba. Ketahui ciri-ciri terkena Bell's Palsy. (iStockphoto/Doucefleur)
Ilustrasi. Bell's palsy adalah kondisi pelemahan otot-otot salah satu sisi wajah secara tiba-tiba. Ketahui ciri-ciri terkena Bell's Palsy. (iStockphoto/Doucefleur)
Bagikan:

Bell's Palsy adalah sebuah kondisi yang membuat wajah lumpuh sebagian, namun berbeda dengan strok. Gejala Bell's Palsy dapat dikenali melalui kelumpuhan pada sebagian wajah dan kesulitan membuat ekspresi. Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada saraf wajah atau saraf fasialis yang mengendalikan gerakan otot wajah.

Menurut Mayoclinic, Bell's Palsy adalah sebuah kondisi pada otot-otot salah satu sisi wajah yang mengalami kelemahan secara tiba-tiba. Kelemahan yang terjadi pada otot-otot salah satu sisi wajah inilah yang membuat sebagian sisi wajah tampak terkulai, turun, atau tidak simetris. Gejala Bell's Palsy umumnya muncul secara tiba-tiba dan berkembang dalam hitungan jam hingga beberapa hari.

Gejala Bell's Palsy pada wajah dapat dikenali melalui beberapa tanda, seperti kelumpuhan sebagian atau ringan pada salah satu sisi wajah, kesulitan membuat ekspresi pada salah satu sisi wajah, nyeri telinga dan sekitar rahang pada bagian wajah yang sakit, dan sakit kepala dan pusing. Selain itu, Bell's Palsy juga dapat membuat telinga di sisi yang terkena menjadi lebih sensitif terhadap suara.

Penyebab serangan Bell's Palsy hingga saat ini belum diketahui pasti. Namun, banyak ahli yang berpendapat bahwa Bell's Palsy terjadi karena otot-otot yang mengontrol salah satu sisi wajah mengalami peradangan saraf dan pembengkakan. Selain itu, kelumpuhan yang terjadi pada salah satu sisi wajah ini ditengarai juga disebabkan karena infeksi virus, seperti virus herpes.

Untuk meminimalkan terjadinya Bell's Palsy, dapat dilakukan dengan gaya hidup sehat, seperti perbanyak asupan makanan berserat tinggi dan melakukan olahraga secara rutin. Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin juga dapat membantu mengetahui gejala Bell's Palsy sedini mungkin, sehingga pengobatan dapat dilakukan dengan maksimal.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait