Kesehatan

Perubahan Paradigma Kesehatan di Indonesia: Fokus pada Kesehatan Holistik

Jumat, 14 Agustus 2026, 02:18 WIB 65 views 2 menit baca
Ilustrasi. Tak hanya fisik, orang Indonesia juga makin peduli kesehatan mental. (iStock/monkeybusinessimages)
Ilustrasi. Tak hanya fisik, orang Indonesia juga makin peduli kesehatan mental. (iStock/monkeybusinessimages)
Bagikan:

Survei yang dilakukan oleh Herbalife APAC Wellness Culture Survey 2026 menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia telah mengalami perubahan paradigma dalam memandang kesehatan. Kesehatan holistik, yang mencakup kesehatan fisik, mental, dan emosional, kini dianggap sebagai hal yang sangat penting oleh 91 persen responden.

Perubahan ini juga tercermin dari aspek kesehatan yang ingin ditingkatkan oleh masyarakat Indonesia. Kualitas nutrisi dan pola makan menjadi aspek yang paling banyak ingin diperbaiki, yakni 50 persen, diikuti oleh kualitas tidur (49 persen) dan kesehatan mental (46 persen). Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami kesehatan sebagai sesuatu yang saling berkaitan.

Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, mengatakan bahwa perubahan ini menunjukkan adanya pergeseran dalam cara masyarakat memandang hidup sehat. "Kini, semakin banyak orang menyadari bahwa hidup sehat tidak hanya berarti aktif secara fisik, tetapi juga menjaga kesehatan mental, emosional, dan pola nutrisi secara seimbang," katanya.

Masyarakat Indonesia juga cukup optimistis terhadap perubahan kondisi kesehatan mereka dalam tiga tahun terakhir. Sebanyak 63 persen responden mengatakan kesehatan fisik mereka membaik, sementara 66 persen responden melaporkan adanya peningkatan pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosional. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat optimisme tertinggi di kawasan Asia Pasifik terkait kondisi kesehatan pribadi.

Meskipun kesadaran semakin tinggi, menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten bukan perkara mudah. Keterbatasan waktu menjadi hambatan terbesar yang dirasakan 48 persen responden Indonesia. Dukungan dari lingkungan sekitar, seperti keluarga, teman, dan media sosial, dinilai penting dalam membantu masyarakat tetap termotivasi menjalani pola hidup lebih sehat.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait