Kesehatan

Pemanis Buatan dan Dampaknya pada Kesehatan Otak

Minggu, 02 Agustus 2026, 01:22 WIB 62 views 2 menit baca
Ilustrasi. Studi di Brazil menemukan hubungan antara konsumsi pemanis buatan dan penurunan fungsi otak. Perlu hati-hati memilih makanan dan minuman kemasan. (iStock/LightFieldStudios)
Ilustrasi. Studi di Brazil menemukan hubungan antara konsumsi pemanis buatan dan penurunan fungsi otak. Perlu hati-hati memilih makanan dan minuman kemasan. (iStock/LightFieldStudios)
Bagikan:

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology pada Juli 2026 ini, mengobservasi hampir 13.000 orang yang mengonsumsi 7 jenis pemanis buatan, termasuk aspartam, sakarin, asesulfam K, eritritol, xylitol, sorbitol, dan tagatose. Para peneliti mengelompokkan para peserta ke dalam tiga kelompok berdasarkan total asupan pemanisnya dan menemukan bahwa kelompok dengan konsumsi terbesar mengalami penurunan kemampuan berpikir dan daya ingat sekitar 62 persen lebih cepat ketimbang kelompok dengan konsumsi rendah.

Menurut Claudia Kimie Suemoto dari Universitas São Paulo Brasil, salah satu penulis studi tersebut, "Pemanis rendah kalori dan tanpa kalori sering dianggap sebagai alternatif sehat untuk gula, tetapi temuan kami menunjukkan pemanis tertentu mungkin memiliki efek negatif pada kesehatan otak dari waktu ke waktu." Para peneliti juga menemukan bahwa faktor usia memengaruhi hasil, di mana peserta dengan usia di bawah 60 tahun yang mengonsumsi pemanis buatan dalam jumlah tinggi mengalami penurunan kelancaran verbal dan kinerja kognitif lebih cepat ketimbang kelompok konsumsi rendah.

Dari tujuh pemanis buatan yang diteliti, hanya tagatose yang tidak menunjukkan penurunan kognitif. Namun, para peneliti menekankan bahwa studi ini tak mencakup semua jenis pemanis buatan dan bahwa temuan ini tak berlaku untuk semua pengganti gula. Mereka juga menekankan bahwa pemanis dalam bentuk apa pun tak baik bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dan bahwa membatasi konsumsi gula dan pemanis adalah jalan terbaik untuk menjaga kesehatan otak.

D

Penulis

Dinda Mughni

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait