Universitas Airlangga (Unair) telah melaksanakan jalur mandiri atau Ujian Mandiri Tulis dan Kemitraan 2026 pada tanggal 26-28 Juni 2026. Pendaftaran ini diikuti oleh 6.335 peserta, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 4.700 peserta.
Wakil Rektor bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof Mochammad Amin Alamsjah, mengatakan bahwa animo pendaftar ujian mandiri tahun ini sangat tinggi dibanding tahun lalu. "Alhamdulillah pelaksanaan ujian tulis, baik reguler maupun kemitraan, pada hari pertama berjalan dengan baik. Pada prinsipnya tidak ada kendala," terang Prof Mochammad Amin Alamsjah.
Jalur mandiri Unair terdiri atas empat skema, yaitu Mandiri Prestasi, Mandiri UTBK Plus, Mandiri Ujian Tulis, dan Mandiri Kemitraan. Peserta mengikuti tes dengan materi Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Perbedaannya, peserta jalur kemitraan wajib memperoleh rekomendasi dari mitra yang bekerja sama dengan Unair.
Daya tampung jalur mandiri mencapai 50 persen dari total penerimaan mahasiswa baru. Kuota tersebut terbagi ke dalam empat skema sehingga masing-masing memiliki porsi sekitar 12,5 persen. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu berlangsung di 13 lokasi yang ada di Kampus A, Kampus B dan Kampus C UNAIR dengan tiga sesi setiap harinya.
Program Studi Kedokteran masih menjadi pilihan favorit bagi siswa dalam mendaftar. Kemudian pada kelompok sosial humaniora, ada lima program studi dengan jumlah peminat tertinggi dan relatif seimbang, di antaranya: Prodi Hukum, Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, Prodi Ilmu Komunikasi, dan Prodi Psikologi.
Unair akan menerima sekitar 1.200 calon mahasiswa baru melalui jalur Mandiri Tulis dan Kemitraan. Ketua PPMB Unair, Dr. Achmad Solihin, menegaskan bahwa Unair akan terus menjaga kualitas dalam pelaksanaan Mandiri dan mengantisipasi joki atau kecurangan dalam seleksi ujian tulis mandiri.