Pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2026 akan segera dibuka, menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh. Zudan mengonfirmasi bahwa pendaftaran akan dimulai pada bulan Juli ini. "Iya (bulan Juli)," tulis Zudan melalui pesan singkat.
Seleksi calon siswa-siswi Sekolah Kedinasan dilaksanakan oleh BKN bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) secara serentak nasional. Pendaftar yang lolos ke Sekolah Kedinasan disiapkan untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN). Oleh karena itu, setiap tahunnya ada kuota daya tampung yang ditetapkan pada masing-masing Sekolah Kedinasan.
Salah satu tahapannya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem CAT BKN dipastikan akan menjamin transparansi hasil seleksi. Namun, tentu sebelumnya pendaftar harus lolos seleksi administrasi lebih dahulu.
Sekolah Kedinasan menarik minat banyak pemuda-pemudi Indonesia karena biaya pendidikannya gratis. Kemudian, ketika sudah lulus, mereka akan langsung bisa bekerja di instansi pemerintah sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam arti singkat, lulusan Sekolah Kedinasan terjamin mendapatkan pekerjaan.
Tahun 2025, pendaftaran seleksi murid Sekolah Kedinasan bergulir dari tanggal 29 Juni sampai 18 Juli melalui portal SSCASN. Pada tahun tersebut, disiapkan kuota sebesar 3.252 formasi untuk tujuh sekolah kedinasan dibawah naungan tujuh instansi. Adapun peserta yang lolos seleksi sebanyak 98.104 orang.