Keberlanjutan dan daya saing UMKM di era disrupsi digital tidak lagi bisa digantungkan pada model pengelolaan lama yang berjalan sendiri-sendiri. Menghadapi kompetisi pasar yang kian ketat, pelaku usaha lokal dituntut naik kelas melalui penguasaan aspek legalitas proteksi produk, manajemen finansial akuntabel, hingga adaptasi teknologi pemasaran terintegrasi.
Universitas Terbuka (UT) meluncurkan program PKM Nasional 2026 bagi Perkumpulan UMKM Kademangan, Setu, di Aula Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan. Langkah ini menjadi perwujudan nyata dari konsep triple helix, yaitu sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha di lapangan.
Program ini menggebrak lewat pendekatan lintas disiplin ilmu komprehensif. Tiga fakultas di lingkungan UT diterjunkan mengintervensi titik-titik kerentanan UMKM Kademangan dari hulu ke hilir. Mulai dari perlindungan hukum Kekayaan Indikasi Geografis pada Batik Setu Kademangan, pembenahan tata kelola keuangan dan inovasi kemasan, hingga optimalisasi ekosistem digital berbasis SEO lokal dan situs katalog produk.
Pendekatan holistik ini diharapkan mampu menjadi cetak biru model pemberdayaan masyarakat yang efektif demi mencetak UMKM daerah yang mandiri, adaptif, dan berdaulat secara ekonomi. Dalam sambutannya, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional.
Tim pertama dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) akan melaksanakan program "Perlindungan Kekayaan Indikasi Geografis dan Peningkatan Bisnis Perkumpulan UMKM Kademangan, Setu". Tim kedua dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) akan melaksanakan program "Penguatan Daya Saing Perkumpulan UMKM Kademangan, Setu melalui Pelatihan Manajemen Keuangan dan Peningkatan Nilai Tambah Produk dengan Inovasi Kemasan". Tim ketiga dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) akan melaksanakan program "Penguatan Pemasaran Digital Perkumpulan UMKM Kademangan, Setu melalui Sistem Informasi Katalog Produk, Optimalisasi Google Business Profile (SEO Lokal), dan WhatsApp Business".