Nasional

Peringatan BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Kamis, 03 September 2026, 11:56 WIB 3 views 2 menit baca
Peringatan BMKG, Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
Peringatan BMKG, Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
Bagikan:

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada periode 2 hingga 5 September 2025. Peringatan ini ditujukan kepada para nelayan dan operator moda transportasi laut untuk lebih waspada terhadap gelombang yang dapat mencapai ketinggian hingga empat meter, yang berpotensi mengancam keselamatan pelayaran.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Agie Wandala Putra, mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi gelombang tinggi, terutama bagi kapal berukuran kecil hingga sedang, seperti perahu nelayan dan kapal tongkang. Ia menjelaskan, "Risiko tinggi keselamatan pelayaran wajib diwaspadai oleh perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai lebih dari 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, serta kapal tongkang jika angin melebihi 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter." Selain itu, pengelola kapal feri penyeberangan juga diingatkan untuk waspada saat angin bertiup lebih dari 21 knot dengan gelombang di atas 2,5 meter, dan kapal besar seperti kargo dan pesiar jika angin melampaui 27 knot dan gelombang mencapai 4 meter.

Penyebab utama dari peningkatan tinggi gelombang ini adalah pergerakan pola angin di kawasan selatan ekuator Indonesia, yang bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan antara 5 hingga 31 knot. Wilayah dengan konsentrasi angin terkuat terletak di Laut Jawa dan Selat Makassar bagian selatan. BMKG memetakan potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4,0 meter yang dapat terjadi di perairan Samudera Hindia barat Sumatera, termasuk Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, hingga Lampung, serta perairan Samudra Hindia selatan Banten, Jawa, dan Bali. Gelombang dengan ketinggian sedang antara 1,25 hingga 2,5 meter juga diperkirakan akan melanda sejumlah perairan strategis lainnya, seperti Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Flores, Selat Makassar, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir serta pengguna jasa transportasi laut untuk selalu memantau perkembangan cuaca maritim demi keselamatan dalam perjalanan dan aktivitas pelayaran.

E

Penulis

Eira Orelia

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait