Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak duduk berdampingan dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) pada hari Senin (20/7) karena perubahan tata letak ruang sidang. Hal ini menarik perhatian publik ketika Wapres Gibran terlihat duduk di sisi kanan depan, sejajar dengan barisan menteri.
Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemisahan posisi kursi tersebut tidak menunjukkan adanya masalah dalam relasi politik di tingkat kepemimpinan nasional. "Karena beliau (Presiden Prabowo) ingin menjelaskan banyak sekali program, maka banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data. Karena itu, kemarin beliau menggunakan alat bantu berupa teleprompter," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan bahwa pengaturan posisi tempat duduk tersebut hanya berkaitan dengan kebutuhan teknis semata. "Menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata," imbuhnya. Prasetyo juga menegaskan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait pengaturan posisi tersebut, termasuk anggapan mengenai hubungan antara Presiden dan Wakil Presiden.
Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Negara merupakan sidang rutin pertengahan tahun setelah semester pertama berakhir. Dalam SKP tersebut, Presiden Prabowo memanfaatkan kesempatan untuk mengevaluasi berbagai program prioritas pemerintah serta memberikan arahan mengenai percepatan pelaksanaan program yang harus diselesaikan pada semester kedua tahun ini.
Presiden juga memaparkan berbagai capaian pemerintah selama sekitar 20 hingga 21 bulan masa pemerintahan Kabinet Merah Putih. "Yang paling penting justru bagaimana secara substantif apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kepada seluruh jajaran, yaitu memberikan penilaian, memberikan evaluasi, serta menyampaikan prestasi-prestasi Kabinet Merah Putih," kata Prasetyo.
Ia menekankan pentingnya percepatan program-program prioritas yang masih harus dilaksanakan di sisa semester kedua tahun ini. Dalam SKP tersebut, terlihat bahwa Presiden Prabowo duduk sendiri di kursi depan menghadap jajaran anggota Kabinet Merah Putih, sementara Wapres Gibran duduk di barisan para Menteri Koordinator.